
Login atau daftar akun untuk melanjutkan dan menikmati fitur komunitas.
Silakan login atau daftar untuk mengakses halaman ini.Login atau daftar akun untuk melanjutkan dan menikmati fitur komunitas.
Silakan login untuk melihat notifikasi.
Login untuk menyukai dan berkomentar. Konten dibuat melalui profil Community.


Login untuk menulis komentar.

Login untuk menulis komentar.

Login untuk menulis komentar.
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau anak saleh yang mendoakan kedua orang tuanya."
(HR. Muslim no. 1631)
Login untuk menulis komentar.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa yang menunjukkan kepada suatu kebaikan, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya."
(HR. Muslim no. 1893)
Login untuk menulis komentar.
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ"
"Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sebelum ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."
(HR. Bukhari no. 13 & Muslim no. 45)
Login untuk menulis komentar.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ..."
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam..."
(HR. Bukhari no. 6018 & Muslim no. 47)
Login untuk menulis komentar.
orang beriman yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya
Dan tidak tidur saat sholat berjamaah
Login untuk menulis komentar.
Berikut adalah hadits shahih tentang kegalauan, kesedihan, dan kecemasan hati, serta doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk menghilangkannya:
* HR. Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2572
> Tidaklah seorang Muslim tertimpa suatu kelelahan, penyakit, kekhawatiran (kecemasan), kesedihan, gangguan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan dosa-dosanya karena hal itu.
>
Doa Menghilangkan Galau dan Sedih
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus agar dihilangkan dari rasa gundah, sedih, dan lemah (HR. Abu Dawud no. 1555):
> "Allahumma inni a'udzu bika minal-hammi wal-hazani, wa a'udzu bika minal-'ajzi wal-kasali, wa a'udzu bika minal-bukhli wal-jubni, wa a'udzu bika min ghalabatid-daini wa qahrir-rijal."
>
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Engkau dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung kepada-Engkau dari rasa lemah dan malas, aku berlindung kepada-Engkau dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Engkau dari lilitan hutang dan penindasan orang lain."
MaasyaAllah
Login untuk menulis komentar.
Tes lagi
Login untuk menulis komentar.
silahkan hadir..

insyaAllah
Login untuk menulis komentar.
Bismillahi tawakkaltu 'alalloh...
Bismillah, Assalamu'alaikum
Wa'alaikumsalam
Login untuk menulis komentar.
Login untuk menulis komentar.