TAKMIR MASJID INDONESIA

Komunitas Pemakmur Masjid

Pengertian Sholat dalam Islam

TAKMIR.ID · PANDUAN SHOLAT

Pengertian Sholat dalam Islam

01. Dasar-Dasar Sholat

Ringkasan

Sholat adalah ibadah kepada Allah yang memiliki makna doa dalam bahasa Arab dan, dalam pengertian syariat, merupakan rangkaian ucapan serta perbuatan khusus yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, dengan memenuhi ketentuan yang berlaku. Memahami pengertian ini menjadi fondasi untuk mempelajari kedudukan, hukum, syarat, rukun, bacaan, dan tata cara sholat.

1. Pengertian Sholat secara Bahasa

Kata salat (الصلاة) dalam penggunaan bahasa Arab memiliki makna doa. Makna ini dapat dipahami, antara lain, dari penggunaan kata yang berkaitan dengan doa dalam Al-Qur’an. Dalam pembahasan istilah, makna bahasa ini menjadi pintu masuk untuk memahami sholat sebagai ibadah yang mengandung doa, zikir, bacaan, dan penghambaan kepada Allah.

Catatan: penjelasan etimologis dapat memiliki rincian tambahan dalam kitab-kitab bahasa Arab. Artikel pengantar ini menyampaikan makna pokoknya tanpa menganggap seluruh penggunaan kata salat selalu memiliki satu terjemahan yang sama.

2. Pengertian Sholat secara Syariat

Dalam pengertian syariat yang umum digunakan dalam literatur fikih, sholat adalah ucapan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, disertai syarat-syarat tertentu. Definisi ini menunjukkan bahwa sholat bukan sekadar doa bebas: ia merupakan ibadah yang memiliki tata cara, bacaan, gerakan, waktu, serta ketentuan yang dipelajari dalam ilmu fikih.

3. Dalil tentang Sholat

Dalil Al-Qur’an — QS. Al-‘Ankabut [29]: 45:

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Makna bagian ayat: “Dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.” Terjemahan bagian ayat diringkas untuk kebutuhan artikel.

Ayat ini menerangkan salah satu pengaruh penting sholat: sholat seharusnya membantu membimbing perilaku dan menjauhkan pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar. Pengaruh tersebut berkaitan dengan pelaksanaan sholat yang benar dan kesungguhan menjaga pesan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalil Hadis — Sholat sebagai Salah Satu Rukun Islam:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ

Makna: “Islam dibangun di atas lima perkara,” lalu hadis menyebutkan syahadat, menegakkan sholat, menunaikan zakat, haji, dan puasa Ramadan. (HR. al-Bukhari no. 8; HR. Muslim no. 16, dengan variasi penomoran pada edisi tertentu).

Hadis ini menempatkan sholat sebagai salah satu pilar utama Islam.

4. Kedudukan Sholat dalam Islam

Sholat menempati kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan beragama seorang Muslim. Dalil hadis tentang lima pilar Islam menunjukkan bahwa menegakkan sholat termasuk fondasi utama agama. Al-Qur’an juga mengaitkan pelaksanaan sholat dengan upaya menjaga diri dari perilaku keji dan mungkar.

Karena itu, belajar sholat tidak cukup berhenti pada hafalan bacaan dan urutan gerakan. Seorang Muslim juga perlu memahami makna ibadahnya, mempelajari ketentuannya secara bertahap, dan berusaha menjaga pengaruh baik sholat dalam akhlak serta aktivitas sehari-hari.

5. Unsur Dasar Sholat

Sebagai gambaran awal, definisi fikih di atas menunjukkan beberapa unsur umum:

• Ada ucapan atau bacaan tertentu.
• Ada perbuatan atau gerakan yang diatur.
• Sholat dimulai dengan takbiratul ihram.
• Sholat diakhiri dengan salam.
• Pelaksanaannya terikat pada syarat dan ketentuan syariat.

6. Kesimpulan

Sholat secara bahasa bermakna doa. Dalam istilah syariat, sholat merupakan ibadah dengan ucapan dan perbuatan tertentu, dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, serta dilaksanakan menurut ketentuan syariat. Al-Qur’an dan hadis menegaskan pentingnya sholat: ia termasuk pilar Islam dan seharusnya membimbing seorang Muslim menuju kehidupan yang lebih taat dan berakhlak.

Referensi :

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Tuntunan Shalat (Tarjih Muhammadiyah), bagian “Pengertian dan Dasar Hukum Salat Lima Waktu”. https://pantimuhtemanggung.or.id/wp-content/uploads/2022/04/Tuntunan-Shalat-Tarjih-Muhammadiyah.pdf

Al-Qur’an, QS. Al-‘Ankabut [29]: 45. Quran NU Online: https://quran.nu.or.id/al-ankabut/45

Sahih al-Bukhari, hadis no. 8, tentang Islam dibangun di atas lima perkara. https://portainer.sunnah.com/bukhari/2/1

Sahih Muslim, hadis no. 16 (variasi penomoran edisi), tentang pilar-pilar Islam. https://portainer.sunnah.com/muslim/1/21

REFERENSI & DALIL

Sumber
Al-Qur'an QS. Al-'Ankabut: 45; Sahih al-Bukhari; Sahih Muslim; Tuntunan Shalat Tarjih Muhammadiyah

Nomor hadis
Al-Bukhari no. 8; Muslim no. 16 (penomoran dapat berbeda menurut edisi)

Keterangan derajat / penilaian sumber
Hadis sahih; verifikasi nomor sesuai edisi rujukan sebelum publikasi

Buka sumber rujukan ↗

← Kembali ke Panduan Sholat

Bersama Membangun Peradaban Melalui Masjid

2024 Takmir Masjid Indonesia