Duduk Tasyahud Akhir dan Bacaannya
Pengantar
Tasyahud akhir adalah duduk pada penghujung sholat, setelah rakaat terakhir, sebelum salam. Pada bagian ini, orang yang sholat membaca tasyahud dan shalawat kepada Nabi ﷺ, serta doa sebelum salam. Bacaan dan rincian praktik dapat memiliki beberapa variasi yang dikenal dalam riwayat dan pembahasan fikih.
Kapan dilakukan?
Tasyahud akhir dilakukan setelah sujud kedua pada rakaat terakhir. Pada sholat Subuh dan sholat dua rakaat lainnya, duduk setelah rakaat kedua merupakan tasyahud akhir. Pada sholat Magrib, Zuhur, Asar, dan Isya, tasyahud akhir dilakukan pada rakaat terakhir setelah tasyahud awal pada sholat yang memiliki tasyahud awal.
Posisi duduk
Salah satu bentuk duduk yang diriwayatkan untuk tasyahud akhir pada sholat tertentu adalah tawarruk, yaitu duduk dengan posisi yang berbeda dari iftirasy. Namun, riwayat dan penerapan posisi duduk ini dijelaskan dengan rincian oleh para ulama, termasuk perbedaan berdasarkan jenis sholat. Karena itu, ikuti tuntunan yang dipelajari dari guru atau mazhab tepercaya. Bagi yang sulit duduk dengan posisi tertentu, lakukan semampunya tanpa membahayakan diri.
Bacaan tasyahud
Bacaan tasyahud yang diriwayatkan dari Nabi ﷺ antara lain:
Teks Arab
التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Transliterasi
At-taḥiyyātu lillāhi waṣ-ṣalawātu waṭ-ṭayyibāt. As-salāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh. As-salāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn. Asyhadu an lā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muḥammadan ‘abduhū wa rasūluh.
Artinya
“Segala penghormatan, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
Shalawat kepada Nabi ﷺ
Setelah tasyahud, bacalah shalawat kepada Nabi ﷺ. Salah satu bacaan yang umum diajarkan adalah shalawat Ibrahimiyah berikut:
Teks Arab shalawat Ibrahimiyah
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
Transliterasi shalawat
Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd. Allāhumma bārik ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd.
Arti shalawat
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”
Doa sebelum salam
Setelah tasyahud dan shalawat, disunnahkan berdoa sebelum salam. Pilih doa yang diajarkan dalam hadis dan mudah dihafal. Salah satu doa yang diriwayatkan adalah memohon perlindungan dari empat perkara:
Teks Arab doa
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Transliterasi doa
Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘ażābi jahannam, wa min ‘ażābil-qabr, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min syarri fitnatil-masīḥid-dajjāl.
Arti doa
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahanam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, serta keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.”
Urutan praktik
- Setelah sujud kedua pada rakaat terakhir, duduk untuk tasyahud akhir.
- Baca tasyahud dengan tenang.
- Baca shalawat kepada Nabi ﷺ.
- Berdoa sebelum salam dengan doa yang diajarkan.
- Akhiri sholat dengan salam sesuai tuntunan yang dipelajari.
Kesalahan yang perlu dihindari
Jangan terburu-buru hingga bacaan tidak jelas. Jangan menganggap satu variasi posisi duduk yang memiliki dasar sebagai satu-satunya bentuk yang sah dalam semua keadaan. Jika belum hafal seluruh bacaan, pelajari secara bertahap dan mintalah bimbingan guru yang tepercaya.
Rujukan
- Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Kitāb al-Adhān, riwayat bacaan tasyahud dan shalawat.
- Ṣaḥīḥ Muslim, Kitāb aṣ-Ṣalāh, riwayat tasyahud, shalawat, dan doa perlindungan sebelum salam.
- Sunan Abī Dāwūd dan Jāmi‘ at-Tirmiżī, riwayat tentang doa sebelum salam.
Teks Arab
التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Transliterasi
At-taḥiyyātu lillāhi waṣ-ṣalawātu waṭ-ṭayyibāt. As-salāmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa raḥmatullāhi wa barakātuh. As-salāmu ‘alainā wa ‘alā ‘ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn. Asyhadu an lā ilāha illallāh, wa asyhadu anna Muḥammadan ‘abduhū wa rasūluh.
Terjemahan
“Segala penghormatan, shalawat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan tercurah kepadamu, wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya. Semoga keselamatan tercurah kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.”
Sumber
Ṣaḥīḥ al-Bukhārī; Ṣaḥīḥ Muslim; Sunan Abī Dāwūd; Jāmi‘ at-Tirmiżī
Keterangan derajat / penilaian sumber
Bacaan tasyahud, shalawat, dan doa perlindungan sebelum salam memiliki dasar dalam riwayat hadis; rincian praktik dapat memiliki variasi fikih.
