TAKMIR MASJID INDONESIA

Komunitas Pemakmur Masjid

Kedudukan Sholat dalam Agama Islam

TAKMIR.ID · PANDUAN SHOLAT

Kedudukan Sholat dalam Agama Islam

01. Dasar-Dasar Sholat

Ringkasan. Sholat menempati kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Sholat merupakan salah satu dari lima rukun Islam, ibadah wajib yang diperintahkan Allah, sarana mengingat-Nya, serta ibadah yang seharusnya membentuk akhlak dan perilaku seorang muslim.

1. Sholat Termasuk Rukun Islam

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji, dan berpuasa pada bulan Ramadan.

Hadis ini menunjukkan bahwa sholat bukan amalan tambahan yang boleh dianggap remeh. Sholat merupakan salah satu fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim, bersama rukun Islam lainnya.

Dalil hadis

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji, dan berpuasa Ramadan.”

Sumber: HR. Sahih al-Bukhari no. 8. Penomoran dapat berbeda pada sebagian edisi.

2. Sholat Diperintahkan secara Tegas dalam Al-Qur’an

Allah berfirman:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Wa aqīmūṣ-ṣalāta wa ātūz-zakāta warka‘ū ma‘ar-rāki‘īn.

“Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Sumber: QS. Al-Baqarah [2]: 43.

Ayat ini memuat perintah untuk menegakkan sholat. Ungkapan “menegakkan sholat” mengingatkan bahwa sholat perlu dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuannya, bukan sekadar dilakukan tanpa kesungguhan. Pembahasan rinci mengenai hukum, syarat, rukun, dan tata caranya akan dijelaskan pada materi-materi berikutnya.

3. Sholat Menjadi Sarana Mengingat Allah

Sholat membantu seorang muslim memperbarui kesadaran tentang hubungannya dengan Allah di tengah kesibukan sehari-hari. Lima waktu sholat membagi hari dengan jeda ibadah: seorang muslim berhenti sejenak dari urusan dunia untuk berdoa, membaca ayat-ayat Al-Qur’an, berzikir, dan berdiri menghadap Allah.

Karena itu, sholat bukan hanya rutinitas fisik. Kehadiran hati, pemahaman bacaan, dan kesungguhan mengikuti tuntunan akan membantu seorang muslim merasakan makna ibadahnya.

4. Sholat Seharusnya Membimbing Akhlak

Allah berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

Innaṣ-ṣalāta tanhā ‘anil-faḥsyā’i wal-munkar.

“Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.”

Sumber: QS. Al-‘Ankabut [29]: 45 (kutipan bagian ayat).

Ayat ini menjelaskan salah satu pengaruh penting sholat: membimbing pelakunya menjauhi perbuatan keji dan mungkar. Pengaruh itu perlu diupayakan melalui sholat yang dijaga, pemahaman terhadap bacaan dan maknanya, serta kesediaan menaati perintah Allah di luar sholat.

Jika seseorang masih melakukan kesalahan, bukan berarti ia harus meninggalkan sholat. Justru ia perlu terus menjaga sholat sekaligus memperbaiki diri, bertaubat, dan berusaha meninggalkan kemungkaran. Sholat dan perbaikan akhlak harus berjalan beriringan.

5. Sholat sebagai Fondasi Kehidupan Muslim

Kedudukan sholat dapat dipahami melalui beberapa sisi:

  • Sisi penghambaan: sholat adalah bentuk ketaatan dan ketundukan kepada Allah.
  • Sisi spiritual: sholat menguatkan zikir, doa, dan kesadaran bahwa manusia membutuhkan pertolongan Allah.
  • Sisi pembentukan diri: sholat melatih kedisiplinan waktu, ketertiban, kesabaran, dan kesungguhan.
  • Sisi sosial: sholat berjamaah memberi ruang bagi kaum muslimin untuk beribadah bersama dan memperkuat persaudaraan, dengan tetap menjaga hak dan kewajiban sesama.
  • Sisi akhlak: sholat seharusnya mendorong seseorang lebih jujur, amanah, menjaga lisan, dan menjauhi kezaliman.

Hal-hal tersebut adalah hikmah dan pengaruh yang perlu diupayakan. Tidak tepat menjadikan daftar ini sebagai ukuran untuk menghakimi kualitas iman seseorang; penilaian terhadap individu membutuhkan kehati-hatian, sedangkan setiap muslim berkewajiban terus memperbaiki sholat dan akhlaknya.

6. Bagaimana Menunjukkan Penghormatan terhadap Kedudukan Sholat?

  1. Menjaga sholat lima waktu dan berusaha melaksanakannya pada waktunya.
  2. Mempelajari syarat, rukun, dan tata cara sholat secara bertahap dari sumber yang dapat dipercaya.
  3. Berusaha memahami bacaan sholat agar ibadah tidak hanya menjadi gerakan yang diulang.
  4. Menyiapkan diri sebelum sholat, termasuk bersuci dan menghindari hal-hal yang mengganggu kekhusyukan.
  5. Menjadikan sholat sebagai pengingat untuk memperbaiki perilaku setelah selesai beribadah.
  6. Jika pernah lalai, segera kembali menjaga sholat dan mencari bimbingan yang benar, bukan berputus asa.

Kesimpulan

Sholat memiliki kedudukan tinggi karena termasuk rukun Islam, diperintahkan secara tegas dalam Al-Qur’an, menjadi sarana mengingat Allah, dan seharusnya membimbing akhlak seorang muslim. Memahami kedudukan sholat hendaknya mendorong kita untuk menjaganya dengan sungguh-sungguh serta memperbaiki kualitas ibadah dan perilaku sehari-hari.

Referensi

  1. Al-Qur’an, QS. Al-Baqarah [2]: 43. Quran NU Online: https://quran.nu.or.id/al-baqarah/43
  2. Al-Qur’an, QS. Al-‘Ankabut [29]: 45. Quran NU Online: https://quran.nu.or.id/al-ankabut/45
  3. Sahih al-Bukhari, hadis no. 8, tentang Islam dibangun di atas lima perkara: https://sunnah.com/bukhari:8
REFERENSI & DALIL

Sumber
Al-Qur’an: QS. Al-Baqarah [2]: 43 dan QS. Al-‘Ankabut [29]: 45; Sahih al-Bukhari no. 8.

Nomor hadis
Sahih al-Bukhari no. 8

Keterangan derajat / penilaian sumber
Sahih

Buka sumber rujukan ↗

← Kembali ke Panduan Sholat

Bersama Membangun Peradaban Melalui Masjid

2024 Takmir Masjid Indonesia