Membaca Surah Al-Fatihah dan Artinya
Ringkasan
Surah Al-Fatihah merupakan bacaan utama dalam sholat. Nabi ﷺ bersabda bahwa tidak ada sholat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih. Setiap muslim perlu mempelajari bacaan Al-Fatihah dengan benar, bertahap memperbaiki pelafalan, dan berusaha memahami maknanya. Terdapat perbedaan pembahasan fikih mengenai bacaan makmum di belakang imam pada sholat berjamaah, sehingga ikuti tuntunan ulama yang tepercaya.
1. Kedudukan Surah Al-Fatihah
Surah Al-Fatihah adalah surah pembuka Al-Qur’an dan memiliki kedudukan khusus dalam sholat. Membaca Al-Fatihah termasuk rukun sholat menurut mayoritas ulama, dengan rincian tertentu yang dibahas dalam mazhab-mazhab fikih. Karena itu, bacalah dengan sungguh-sungguh dan pelajari pelafalan huruf serta harakatnya.
2. Bacaan Arab Surah Al-Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
3. Transliterasi
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.
Ar-raḥmānir-raḥīm.
Māliki yaumid-dīn.
Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn.
Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm.
Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.
4. Arti Surah Al-Fatihah
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Pemilik hari pembalasan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
5. Cara Membaca dengan Baik
Baca Al-Fatihah dengan tartil dan tenang, tidak tergesa-gesa. Perhatikan makhraj huruf, harakat, tasydid, dan panjang-pendek bacaan sesuai kemampuan. Kesalahan bacaan yang mengubah makna perlu diupayakan untuk diperbaiki dengan belajar kepada guru Al-Qur’an. Jika masih belajar atau memiliki keterbatasan, teruslah berlatih sesuai kemampuan dan jangan berputus asa.
6. Memahami Makna Al-Fatihah
Al-Fatihah mengajarkan pujian kepada Allah, pengakuan bahwa Allah adalah Rabb seluruh alam dan Penguasa hari pembalasan, serta komitmen untuk beribadah dan memohon pertolongan hanya kepada-Nya. Di dalamnya terdapat doa agar diberi petunjuk menuju jalan yang lurus. Memahami makna ini membantu seseorang menghadirkan hati ketika berdiri dalam sholat.
7. Membaca Al-Fatihah bagi Imam dan Makmum
Imam membaca Al-Fatihah dalam sholat sesuai ketentuan sholat yang dipimpin. Adapun bacaan makmum di belakang imam, khususnya pada sholat jahr (bacaan dikeraskan), memiliki perincian dan perbedaan pendapat di antara ulama. Makmum hendaknya mengikuti tata cara yang diajarkan dalam mazhab atau bimbingan fikih yang diikuti di tempatnya, menjaga ketenangan, dan tidak menimbulkan perselisihan.
8. Setelah Al-Fatihah
Setelah Al-Fatihah, membaca surah atau beberapa ayat Al-Qur’an pada rakaat tertentu termasuk tuntunan yang dikenal dalam sholat. Rinciannya berbeda menurut jenis sholat dan rakaat. Pelajari urutan bacaan sesuai panduan tata cara sholat yang lengkap.
Kesimpulan
Al-Fatihah memiliki kedudukan penting dalam sholat. Pelajari bacaan Arabnya, perbaiki pelafalan secara bertahap, dan renungkan maknanya sebagai pujian, penghambaan, permohonan pertolongan, dan doa memohon petunjuk. Untuk rincian bacaan makmum, ikuti bimbingan fikih yang tepercaya.
Referensi
Al-Qur’an, Surah Al-Fatihah.
Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim, hadis tentang keutamaan dan kewajiban membaca Fatihatul Kitab dalam sholat.
Tafsir Ibnu Katsir, penafsiran Surah Al-Fatihah.
An-Nawawi, Al-Majmu‘ Syarh al-Muhadzdzab, pembahasan bacaan Al-Fatihah dalam sholat.
Terjemahan makna mengacu pada terjemahan Al-Qur’an Kementerian Agama Republik Indonesia.
Teks Arab
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Transliterasi
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn. Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim gairil-magḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.
Terjemahan
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Pemilik hari pembalasan.
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus.
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Sumber
Al-Qur'an, Surah Al-Fatihah; Sahih al-Bukhari; Sahih Muslim; Tafsir Ibnu Katsir; Al-Majmu' karya an-Nawawi
Keterangan derajat / penilaian sumber
Hadis sahih; rincian bacaan makmum memiliki perbedaan pendapat fikih
